Berita

Politik

Revisi UU Pilkada Tetap Berjalan Meski SK Kepengurusan Agung Digugurkan

SENIN, 18 MEI 2015 | 21:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Meski belum mendengar secara langsung putusan akhir PTUN tentang sengketa Golkar, Waketum Golkar kubu Munas Bali Setya Novanto meminta kubu Agung dan Ical untuk menghormati keputusan hakim pengadilan tersebut.

"Saya belum baca putusannya, tapi apapun putusannya semua harus menghargai apa yang diputuskan oleh hakim," ujar Ketua DPR RI itu saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Senin, 18/5).

Dijelaskan Setnov, begitu ia disapa, revisi UU Pilkada akan terus berjalan meski SK Menkumham soal Golkar sudah digugurkan. Revisi UU Pilkada, kata dia, bukan karena ada parpol yang berseteru, melainkan karena ada usulan-usulan dari Komisi II DPR RI.


"Revisi ini bukan karena menang kalah dalam PTUN. Tapi menyangkut usulan-usulan komisi II, seperti azas efisiensi pilkada dan pendanaan partai yang belum dimasukkan," tandasnya.

Majelis Hakim PTUN sebelumnya mengeluarkan putusan mengabulkan sebagian gugatan Golkar kubu Aburizal Bakrie atas SK Menkumham yang mengesahkan kepengurusan Golkar hasil Munas Jakarta dibawah kepemimpinan Agung Laksono

Majelis Hakim PTUN yang mengadili perkara Golkar antara lain seorang Hakim Ketua Teguh Satya Bhakti, serta dua hakim anggota yakni Subur, dan Tri Cahya Indra Permana berkesimpulan untuk mewajibkan Tergugat dalam hal ini Menkumham menarik SK yang mengesahkan kepengurusan Golkar dibawah kepemimpinan Agung Laksono. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya