Berita

dahnil anzar

Myanmar Penjahat HAM, Keanggotaannya di ASEAN harus Dicabut

SENIN, 18 MEI 2015 | 20:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemuda Muhammadiyah mengapresiasi sikap tanggap dan menjujung tinggi nilai kemanusiaan yang ditunjukkan Pemerintah Indonesia melalui Pemerintah Aceh kepada warga Rohingya.

Sikap tersebut berbeda dengan negara-negara tujuan pelarian pengungsi Rohingya yang menolak menerima mereka, seperti Australia, Malaysia, Thailand dan lain-lain.

"Sehingga mereka terdampar dan banyak yang meninggal dunia di lautan. Negara-negara tersebut seolah abai terhadap nilai-nilai universal kemanusiaan, tetapi rajin sekali ceramah tentang kemanusiaan," tegas Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam pesan singkatnya (Senin, 18/5).


Namun, sayap ormas Muhammadiyah ini juga mendesak pemerintah Indonesia melakukan inisiatif untuk mendorong sanksi tegas terhadap Myanmar karena melakukan pembersihan etnis dan melanggar konvensi HAM PBB.

"Di sisi lain, kami minta Indonesia juga mendesak negara-negara ASEAN untuk mencabut keanggotaan Myanmar dan memboikot Myanmar secara politik dan ekonomi, mengingat kejahatan HAM yang dilakukan oleh negara tersebut," tegas Dahnil.

Pasalnya, kurang lebih 500 pengungsi Rohingya yang ditampung di Aceh terusir dari Myanmar karena perlakuaan buruk negara tersebut. "Myanmar tidak mengakui mereka sebagi warga negara, bahkan Myanmar diduga melakukan pembersihan etnis," demikian Dahnil yang juga Presiden Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN) ini. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya