Berita

ade komaruddin/net

Politik

Biaya Pilpres Mahal, Alasan SOKSI Dukung Pemerintahan Jokowi

SABTU, 16 MEI 2015 | 02:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) memastikan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo. Ormas sayap Partai Golkar itu tidak menghendaki ada pihak-pihak yang ingin melengserkan Jokowi di tengah jalan.

Hal itu sebagaimana ditegaskan Ketua Umum SOKSI Ade Komaruddin saat jumpa pers di kawasan Senayan, Jakarta (Jumat, 15/5).

"SOKSI menjaga dan mendukung pemerintahan ini sampai 5 tahun tuntas. Menjaga periodisasi, supaya mereka (pemerintahan Jokowi) tenang melakukan kegiatan pembangunan. Jadi jangan diganggu," ujarnya.


Ketua Fraksi Partai Golkar ini menjabarkan, landasan SOKSI mendukung pemerintahan dikarenakan biaya pemilu presiden sangat mahal. Maka sudah seharusnya masyarakat Indonesia menjaga dan mendukung kelangsungan pemerintahan Jokowi.

"Pemilu sekarang ini mahal dari segala-galanya. Dulu presiden dipilih di gedung kura-kura (parlemen), hanya seribuan yang milih. Sekarang dipilih oleh seluruh rakyat Indonesia yang punya hak pilih. Biaya ekonomi sudah keluar banyak, biaya sosial dan biaya politiknya juga tinggi. Jadi kita harus jaga benar pemerintahan ini," sambungnya.

Pembangunan ekonomi Indonesia, lanjutnya, tidak akan berjalan baik jika tidak ada stabilitas politik antara masyarakat, legislatif dan pemerintah.

"Itu dasar SOKSI untuk menjaga pemerintahan Jokowi. Pembangunan ekonomi tak akan berjalan baik tanpa stabilitas politik yang baik," tandasnya.[ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya