Berita

ahok/rmol

Ahok Larang Siswa Perokok dan Punya Gadget Terima KJP

JUMAT, 15 MEI 2015 | 10:56 WIB | LAPORAN:

. Kartu Jakarta Pintar (KJP) adalah salah satu program yang dicanangkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk membantu anak-anak Ibukota di bidang pendidikan.

Sejak diluncurkan awal tahun 2012 lalu, KJP memang sudah banyak peminatnya. Namun tak jarang KJP kerap salah sasaran. Karena sering kali ditemukan di lapangan bila orang menengah ke atas justru mendapatkannya. Sementara orang miskin tidak mendapatkan program itu.

Agar hal serupa tidak terjadi kembali, DKI mengenakan aturan baru terkait kategori penerimaan KJP itu. Diantaranya siswa dan siswi yang masuk daftar menerima KJP tidak boleh merokok.


"Kita mau nanti perketat ke arah situ. Penerima KJP tidak ada yang merokok," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (15/5).

Pria yang akrab disapa Ahok itu juga mengimbau Dinas Pendidikan DKI melakukan seleksi ketat untuk penerima KJP. Siswa yang menggunakan gadget atau alat elektronik mahal sejenis telepone seluler juga tidak diperbolehkan menerima KJP.

"Yang pegang-pegang handphone mahal juga. Mereka yang merokok dan punya handphone itu ada duit bapaknya," katanya lagi.

Ahok berharap penerapan semacam itu menjadi sorotan Dinas Pendidikan dan masyarakat. Tujuannya adalah agar KJP tidak salah sasaran lagi.

"Kita bertahap terapkan aturan itu, makanya sekarang mau kita kurangin siapa yang betul-betul baik," tukasnya seperti dikabarkan RMOL Jakarta. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya