Berita

Politik

Inilah Agenda Utama Partai Demokrat di Bawah Kepemimpinan SBY

RABU, 13 MEI 2015 | 20:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Kongres IV Partai Demokrat di Surabaya resmi ditutup, malam ini (Rabu, 13/5). Sebelum ditutup, Ketua Umum terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato politik.

Dalam pidato politiknya, SBY menyampaikan lima agenda utama partai di masa kepemimpinanya periode 2015-2020.

"Pertama, modernisasi Partai Demokrat," kata SBY di Hotel Shangri-La, Surabaya.


Modernisasi Partai Demokrat, kata SBY, meliputi infrastruktur baik fisik maupun sistem dan teknologi informasi, kultural termasuk pembinaan internal dan prilaku kader dan kaderisasi, termasuk regenerasi dan peningkatan kapasitas.

Kedua, peningkatan kepemimpinan dan manajemen. Agenda ini mencakup pendidikan dan pelatihan kepemimpinan bagi kader Partai Demokrat, 3-8 minggu dengan sasaran 5.000 kader utama, baik pusat maupun daerah selama 5 tahun. Agenda ini juga bertujuan untuk peningkatan manajemen pusat dan daerah agar Partai Demokrat benar-benar menjadi partai modern.

"Ketiga, peningkatan pengabdian kepada rakyat," kata SBY. "Untuk rakyat, Partai Demokrat peduli dan beri solusi. Peningkatan pengabdian kepada rakyat akan dilaksanakan melalui kader di jajaran eksekutif, di lembaga legislatif, di jajaran struktur mulai dari pusat sampai daerah dan melalui kader Partai Demokrat melalui perseorangan."

Agenda keempat, adalah penyuksesan pilkada. Agenda ini kata SBY, meliputi pemilihan calon terbaik yang berintegritas, kapasitas, elektabilitas. Calon yang diusung Demokrat diutamakan adalah kader.

"Kelima, penyuksesan Pemilu 2019. Sasaran Partai Demokrat adalah berjaya kembali dalam Pemilu 2019 dengan tetap melaksanakan politik yang cerdas dan beretika. Bukan politik yang buruk. Dan Partai Demokrat siap berkompetisi secara sehat dan ksatria," demikian SBY.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya