Berita

Dino Patti Djalal/net

Wawancara

WAWANCARA

Dino Patti Djalal: Habibie, SBY, Try Soetrisno Dan Xanana Gusmao Bicara Satu Panggung Tentang Kisah Suksesnya

RABU, 13 MEI 2015 | 09:49 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Empat negarawan akan berbicara satu panggung menge­nai kisah suksesnya sebagai pemimpin. Tiga di antaranya dari Indonesia, yakni Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Presiden ke-6 RISBY dan bekas Wapres Try Soetrisno. Satu lagi be­kas Presiden Timor Leste Xanana Gusmao.

Cerita kisah sukses empat negarawan itu dikemas dalam acara Kultum Supermentor yang ke-6, dilaksanakan di Jakarta, 17 Mei 2015. Acara ini untuk menyambut Hari Kebangkitan Nasional diinisiatori bekas Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.

Apa saja yang akan dibicarakan empat negarawan itu? Apaini ada kaitannya dengan poli­tik? Simak wawancara Rakyat Merdeka dengan Dino Patti Djalal berikut ini:


Apa tujuan acara ini?
Supermentor ini adalah fo­rum nonpolitis. Ini independen. Tujuannya untuk memberikan inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia mengenai prestasi keempat negarawan yang telah menjadi ikon tersebut.

Keempat negarawan itu akan bercerita apa saja?
Mereka akan berbagi kisah sukses, filosofi hidup, etos kerja, dan ilmu kepemimpinan agar dapat ditularkan kepada generasi muda. Tujuannya seperti itu.

Berarti negarawan itu akan berbicara sebagian kisah hidupnya?
Ya. Makanya acara ini akan menarik. Selain menarik, tentu ada gunanya bagai genarasi muda, bisa dijadikan acuan, sarana belajar.

Apa keempat negarawan itu akan mempersiapkan materi?
Tentu. Saya dengar mereka sedang sibuk mempersiapkan presentasi. Bagi mereka ini acara penting dan menarik juga. Makanya dipersiapkan secara serius.

Apa semuanya bisa hadir?
Memang sulit ya, mereka bisa dihadirkan dalam satu pang­gung. Sebab, mereka juga sibuk. Tapi di acara ini sudah oke. Mudah-mudahan tidak ada ha­langan ya.

Keempat tokoh akan berbi­cara satu forum?
Ya, mereka akan bicara dalam satu forum. Tapi ada waktu­nya berbicara sendiri-sendiri di panggung itu selama sekitar setengah jam.

Bagaimana format acaranya?
Setiap pembicara Supermentor berdiri di panggung dan me­nyampaikan presentasi selama 30 menit.

Setelah itu turun panggung. Habis itu naik lagi Supermentor kedua, dan selanjutnya Supermentor ketiga, kemudian Supermentor keempat.

Apakah ada tanya jawab?
Tidak ada tanya jawab. Peserta hanya mendengarkan. Format seperti ini lebih efektif. Orang lebih suka mendengar, biasanya begitu.

Apa ini berdampak baik?
Bisa dicek di twitter, semua peserta bilang acara itu ba­gus. Sebab, mereka banyak belajar. Yang disampaikan di Supermentor itu tidak ditemukan di bangku kuliah.

Kenapa kali ini mengundang bekas pemimpin negara?
Karena saya sih berharap harta karun ini bisa di-share-kan ke generasi muda. Pandangan mereka tentu sangat penting bagi bangsa kita, terutama bagi gen­erasi muda Indonesia. Pasti ban­yak mutiara-mutiara pemikiran mereka yang bisa di-share-kan ke anak-anak muda penerus kepemimpinan bangsa ini.

Sejak kapan ada acara Supermentor itu?
Acara Supementor mulai di­lakukan sejak awal tahun lalu. Supermentor ada dua format. Pertama, format kecil, pesertan­ya 21 orang. Itu cerminan abad 21 ya. Tapi hanya menghadir­kan satu supermentor. Ini udah berapa kali kita lakukan.

Kedua, format lebih besar. Sebab, kita menganggap format sebelumnya itu terlalu kecil. Makanya pertengahan tahun lalu kita buat lebih besar.

Kalau format lebih besar itu pesertanya berapa?
Pesertanya cukup besar, seki­tar 1.000 orang. Dengan banyak peserta itu, ternyata sukses. Sebab, anak-anak muda itu haus inspirasi dan open minded mau belajar apa resep sukses dari pemimpin-pemimpin besar. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya