Berita

Peduli Palestina, Band Wali Gelar Pengobatan Masal di Gaza

SELASA, 12 MEI 2015 | 22:51 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Band beken asal Indonesia, WALI, melalui lembaga sosial WALI Care” menggelar program kegiatan sosial di Gaza, Palestina. Program berupa Pengobatan Masal Gratis (Gaza Medical Free Day) pada hari Senin, 10 Mei 2015, di  Gaza Medical Center yang terletak di Jabalia, Gaza Utara, Palestina.

"Alhamdulillah, kami dari WALI Care telah menunaikan amanah dari masyarakat Indonesia untuk membantu warga Gaza melalui kegiatan ini. Kami juga mendapatkan laporan dari Tim Relawan kami di Gaza Palestina bahwa Masyarakat yang datang berobat bukan hanya warga Jabalia saja, namun juga dari wilayah Bait Lahiya, Bait Hanun, Sijaiyah Gaza Timur, dan Gaza City,” ujar Apoy, Gitaris WALI Band sekaligus Ketua Umum WALI Care, dalam rilisnya kepada Rakyat Merdeka Online.

Menurut Apoy, pengobatan masal warga Gaza diadakan Wali Care, bekerja sama dengan Gaza Medical Center dan didukung Radio Orang Indonesia di Gaza Palestina, Radio Suara Palestina”. Sedangkan, fasilitas dan layanan kesehatan yang disediakan yaitu: USG gratis bagi ibu Hamil, dokter spesialis kulit, dokter umum, dokter anak, dokter tulang, dokter kandungan, dokter gigi dan panorama, dokter spesialis THT, dan pemberian obat gratis.


Pengobatan masal gratis telah membantu sedikitnya 900 (sembilan ratus) orang warga Gaza, Palestina yang datang berobat,” kata Apoy .

Sementara koordinator Wali Care di Gaza, Onim, menyatakan, semula pengobatan gratis akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei, namun baru terlaksana pada hari Senin, 10 Mei 2015.

"Sudah 8 tahun sudah wilayah Gaza masih diblokade oleh pihak Zionis Israel, semua lini semua arah diblokade, kondisi tersebut diperparah dengan penutupan pintu perlintasan Gaza dan Mesir: yaitu pintu Rafah. Hanya pintu perlintasan Karem Abo Saleem saja yang dibuka oleh pihak Zionis Israel, karena melalui pintu tersebutlah pihak Zionis Israel dengan leluasa memasok dagangan mereka ke wilayah Gaza. Kini bahan pokok yang di konsumsi oleh warga Gaza yaitu hasil pasokan pihak Zionis, karena memang tidak ada pilihan lainnya bagi warga Gaza," pungkas Onim.

Pasca Agresi Israel ke wilayah Gaza pada musim panas akhir tahun 2014, telah menewaskan lebih dari 2270 warga Gaza dan melukai lebih dari 11300 orang, sebagian besar korban adalah warga sipil, anak-anak dan wanita.

Menurut Juru Bicara Kementerian Gaza Palestina Asyraf Alqodri, hingga kini tidak sedikit dari para pasien korban perang yang masih di rawat di Rumah Sakit yang tersebar di Gaza khususnya Rumah Sakit Pemerintah yang terletak di Gaza City, yaitu Rumah SakitAssyifa”. Bahkan pihak medis di Rumah Sakit agak kewalahan dalam menangani para pasien khususnya para pasien yang mengalami luka parah, mereka harus dirujuk ke Rumah Sakit di Mesir, karena alat medis di Gaza masih terbatas.

"Sedikitnya 6000 ribu warga Gaza yang semestinya dirujuk ke Rumah Sakit di Mesir atau ke negara lain. Sayangnya hingga kini para pasien mengurungkan niat mereka untuk berobat ke Negara lain dikarenakan sudah 2 bulan ini pintu perlintasan Rafah belum dibuka, dan tidak jelas kapan akan di buka," katanya.

Sedangkan Tomy yang berposisi drummer menyatakan sejak tahun 2014, Wali Care telah aktif melakukan kegiatan sosial di  Palestina khususnya  Gaza dengan menyalurkan bantuan solidaritas dari masyarakat Indonesia yang diamanahkan kepada Wali Care.

"Penyaluran bantuan kepada masyarakat Gaza antara lain berbentuk santunan tunai, bantuan langsung kebutuhan sehari-hari, penyelenggaraan Taman Kanak-kanak, dan program-program sosial lainnya." katanya.

Tak lupa, Tomy mengajak masyarakat Indonesia membantu dengan mengirim donasi melalui nomor rekening atas nama: WALI CARE FOUNDATION 676-026-7676 (BCA) dan 7-666-555-567 (BSM). [dzk]







Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya