Berita

basuki Hadimuljono/net

Menteri Basuki: Pemerintah Siapkan Dana Rp 6 Triliun untuk Infrastruktur Papua

SABTU, 09 MEI 2015 | 21:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla terus gencar memulai proyek-proyek infrastruktur. Terbaru, proyek infrastruktur dikerjakan di Papua berupa pembangunan jembatan layang Hamadi-Holtekam Jayapura.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR telah menganggarkan dana infrastruktur untuk Provinsi Papua sebesar  Rp 6 triliun pada tahun ini.

Rincian dana ini untuk pembangunan jalan dan jembatan sebesar Rp 4,7 triliun,  pembangunan irigasi Rp 600 miliar, sanitasi pemukiman dan air minum Rp 400 miliar serta pembanguan perumahan Rp 300 miliar.


"Untuk perumahan lebih diprioritaskan khusus untuk anggota TNI dan Polri," tutur Basuki, yang mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peletakan batu pertema di Jayapura (Sabtu, 9/5).

Disamping itu, lanjutnya, pemerintah juga mengucurkan dana pembangunan fasilitas PON Rp 10 triliun dan pembangunan pasar. Termasuk juga menargetkan pembangunan jalan trans Papua sepanjang 3.985 kilometer maksimal akan selesai 2019.

Saat meletakkan batu pertama, Jokowi mengatakan bahwa dana pembangunan jembatan ini mencapai Rp1,5 triliun.  Dana tersebut berasal dari pemerintah pusat Rp 900 miliar serta pemerintah provinsi dan Kota Jayapura Rp 600 miliar.

Diketahui, jembatan layang yang menghubungkan Kawasan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan dengan Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura tersebut sudah diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Papua dengan Kementerian Pekerjaan Umum beberapa waktu lalu.

Berdasarkan kesepakatan, bangunan ini meliputi jalan akses sepanjang 1.322 meter dan jembatan utama dengan panjang bentang 400 meter. Ditambah lagi dengan jembatan pendekat sepanjang 342,2 meter. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya