Berita

Zaskia Gotik/net

Blitz

Zaskia Gotik, Boleh Pegang Payudara Asal Suka Sama Suka

JUMAT, 08 MEI 2015 | 08:51 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pedangdut adalah salah satu profesi yang paling rawan mengalami pelecehan. Bila berada di atas panggung atau saat dikerumuni penonton, se­orang pedangdut paling minim disentuh, dicakar atau dicubit. Hal ini lumrah dialami Zaskia Gotik. Tapi bagaimana jika ada yang menyentuh bagian intim?

"Kalau ada yang me­gang dianya suka nggak papa, sama-sama suka kan. Orang punya pe­mikiran megang tubuh kita balik ke diri kita lagi. Kalau kita tampil mengundang, kita harus kontrol busana kita. Ka­lau kita sopan, elegan, nggak akan dipegang," ujar Zaskia.

Pemilik nama asli Syurkianih ini mengaku tak pernah disentuh hing­ga ke bagian intim seperti payudara oleh penonton atau fans.


"Alhamdulilah nggak. Paling dicakar, dicubit. Itu lumrah," cetus Zaskia.

Banyak pedangdut yang masih terkenal di daerah begitu berani mengum­bar bagian tubuh mereka secara seronok. Seperti itulah yang dimaksud Zaskia akan mengundang orang untuk menyentuh area intim mereka.

Merasa bagian payu­daranya jadi andalan, Duo Serigala belum lama ini mengaku akan mengasuransikan payu­daranya, masing-masing senilai Rp 1 miliar. Zaskia yang disebut-sebut pu­nya bokong seksi, apak­ah tertarik juga untuk mengasuransikan bagian sensitifnya itu?

"Nggak penting. Asur­ansi organ tubuh nggak perlu lah," jawab pelan­tun 1000 Alasan, Cukup Satu Menit dan Tarik Selimut ini.

Zaskia merasa lebih penting untuk asuransi jiwa. Bahkan semua ang­gota keluarga pun dia ikutkan asuransi. "Yang penting asuransi jiwa saya, orang tua, dan ke­luarga saya."

Zaskia juga mengo­mentari hebohnya pem­beritaan mengenai tempat protistusi terselubung di Jakarta. Dengan polos­nya, dara asal Cikarang ini mengaku tak pernah tahu-menahu tempat-tempat seperti itu.

"Di tempat eneng mah cuma ada kambing, dom­ba, bandot. Eneng nggak tahu tempat-tempat gitu," katanya.

Zaskia sendiri tak me­nampik pernah menden­gar tempat sejenis itu di kampung halamannya. "Denger-denger ada tem­pat-tempat gitu, tapi kay­aknya udah musnah, udah nggak ada, karena meng­ganggu dan kasian juga," selorohnya. ***

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya