Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Pertamina Hulu Energi Klaim Produksi Migas Tembus 40.200 Barel

RABU, 06 MEI 2015 | 08:21 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Pertamina (Persero) mela­lui anak usahanya, PT Per­tamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) berhasil mempertahankan produksi migas di tengah harga minyak dunia menga­lami penurunan.

General Manager Pertamina Hulu Energi Jonly Sinulingga mengungkapkan, pihaknya berhasil merealisasikan produksi minyak di kisaran 40.200 barel minyak per hari (BOPD) dan gas sebesar 173 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

"Kami berhasil mempertahankan tingkat produksi min­yak di kisaran 40.200 BOPD dan gas sebesar 173 MMSCFD hingga April 2015," kata Jon­ly, kemarin.


Ia menilai, dengan melaku­kan penyesuaian aktivitas produksi tersebut, pihaknya mampu menghadapi situasi sulit yang dihadapi industri migas saat ini. Namun, perusa­haan tetap berkomitmen pada keamanan dan integritas fasili­tas, sehingga operasi produksi migas bisa terus berlangsung.

Ia mencatat, selama ini produksi minyak di Per­tamina Hulu Energi men­galami peningkatan sebesar 40.509 BOPD pada 2014, naik dibanding pencapaian 2013 sebesar 38.300 BOPD. Sedan­gkan produksi gas mencapai 186 MMSCFD yang juga melampaui Work Program & Budget (WP&B) 2014 yaitu 180 MMSCFD.

Menurutnya, capaian produksi migas dalam bebera­pa tahun belakangan justru berhasil melampaui target yang ditetapkan Satuan Kerja Khusus minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pada WP&B 2014 sebesar 39.400 BOPD.

"Peningkatan produksi terse­but, didapat melalui berbagai berbagai aktivitas eksplorasi dan pengembangan yang di­lakukan perusahaan," katanya.

Selain itu, pengembangan lapangan Uniform Lima (UL) telah menyumbangkan tam­bahan produksi migas sebesar 2.200 BOPD dan 10 MMSCFD. Sedangkan lapangan GG dapat meningkatkan produksi gas bumi sebesar 31 MMSCFD dan 150 Barel kondensat per hari (BCPD).

Ia berharap, dalam kondisi laju penurunan minyak tahunan sebesar 17 persen, pihaknya tetap dapat memenuhi target yang ditetapkan SKK Migas ta­hun ini untuk produksi minyak Pertamina Hulu Energi sebesar 40.000 BOPD dan produksi gas bumi 175 MMSCFD.

"Semoga operasi produksi migas bisa terus berlangsung tanpa ada risiko terhadap keamanan dan keselamatan pekerja dan lingkungan," tambahnya. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya