Berita

foto: Tedy Kroen/rm

Hukum

Memelas, Jero Minta Bantuan Jokowi, JK sampai SBY

SELASA, 05 MEI 2015 | 21:41 WIB | LAPORAN:

. Politisi Partai Demokrat Jero Wacik memelas dan minta bantuan dari para penguasa dan bekas penguasa yang ada di Indonesia atas penahanannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jero awalnya meminta bantuan kepada Presiden Joko Widodo serta Wapres Jusuf Kalla.

"Saya mohon pak Presiden Jokowi, bapak mengenal saya dengan baik. Saya merasa diperlakukan tidak adil. Pak Wapres, pak JK lima tahun saya di bawah bapak," katanya memelas usai menjalani pemeriksaan sembilan jam di kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Selasa malam (5/5).


Selanjutnya, Jero juga meminta bantuan kepada Susilo Bambang Yudhoyono, ketua umumnya di Demokrat yang menjabat Presiden saat dia menjadi Menteri ESDM.

"Pak SBY, juga presiden ke enam saya diperlakukan seperti ini, mohon dibantu bapak. Saya tidak tahu apa yang mesti saya lakukan saya merasa ini ketidakadilan. Sesama warga negara mestinya sama perlakuannya, itu yang saya tidak mau tandatangani berita acara penahanan," bebernya.

Terakhir, Jero meminta kepada istri, anak, keluarga besarnya di Bali, dan seluruh rakyat Indonesia turut mendoakan supaya dirinya dalam menjalani proses hukum.

"Agar saya tabah, tawakal, dan sabar menjalani proses hukum ini. Kepada rekan-rekan media juga," imbuhnya sambil memelas.

Untuk diketahui, Jero ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam dugaan pemerasan di Kementerian ESDM saat dirinya menjadi Menteri ESDM pada kurun waktu 2011-2013. Dia ditahan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur untuk 20 hari ke depan. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya