Situasi di lapangan dilaporkan mulai terkendali sehari setelah demo besar menuntut agar polisi yang terlibat dalam pembunuhan pria Baltimore, Freddie Gray. Hari Sabtu siang (2/5), Jaksa Baltimore Marilyn Mosby secara resmi menetapkan enam anggota polisi sebagai tersangka di balik kematian Gray pada tanggal 12 April lalu.
Gray yang berusia 25 tahun, sebutnya, tewas karena mengalami cidera leher yang begitu berat ketika dipindahkan dengan tangan diborgol dan diseret oleh enam polisi yang mengira dirinya pengedar obat-obatan terlarang.
Keenam polisi yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu adalah Perwira Caesar R. Goodson Jr. (45), Letnan Brian W. Rice (41), Sersan Alicia D. White (30), William G. Porter (25), Garrett E. Miller (26), dan Edward M. Nero (29). Bila terbukti bersalah, mereka bisa mendekam di balik jeruji selama sepuluh tahun.
Penetapan ini disambut protes korps polisi. Serikat polisi, Gene Ryan, meminta penyelidikan ulang yang dilakukan oleh pihak netral. Menurutnya, Jaksa Mosby yang juga berkulit hitam tidak netral.
Kuasa hukum polisi, Michael Davey, menegaskan, tidak ada seorang polisi pun yang menciderai Gray. Sebaliknya, polisi yang menangkap Gray sangat berduka atas kematian yang mendadak itu.
[dem]