Berita

teguh santosa/rmol

MANUSIA BINTANG

Teguh Santosa: Media Alat Perang yang Paling Canggih

KAMIS, 30 APRIL 2015 | 08:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Media, baik itu media massa ataupun media sosial, adalah alat perang paling canggih yang pernah diciptakan manusia. Kecanggihannya mengalahkan kecanggihan senjata paling mutakhir sekalipun yang ada pada masa kini.

Demikian disampaikan Pemimpin Umum Kantor Berita Politik RMOL, Teguh Santosa, saat memberikan sambutan pada Malam Budaya Manusia Bintang 2015, di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu malam (29/4).

"Karena dengan menggunakan media, sebuah bangsa dan/atau negara dapat menaklukkan bangsa dan/atau negara lain tanpa menembakkan sebutir peluru pun," ujar Teguh.


Teguh menjelaskan media menyerang sistem pemahaman dan kesadaran individu. Dia mengutip tokoh pejuang hak asasi Amerika Serikat di era 1960an, Malcolm X, yang pada suatu kali berkata: Kalau Anda tidak hati-hati, maka media bisa membuat Anda membenci orang yang tertindas dan di saat bersamaan mencintai orang yang melakukan penindasan.

"Dalam sejarah modern kita menyaksikan begitu banyak contoh dimana bangsa dan/atau negara dihancurkan pertama kali dengan infiltrasi informasi via media. Media jelas punya potensi destruktif, merusak dan menghancurkan," kata Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini.

Tetapi di sisi lain, sambungnya, media juga punya kemampuan konstruktif dan membangun. Indonesia, sebut Teguh, adalah salah satu buktinya.

"Indonesia dibangun oleh kesadaran kebangsaan yang dialirkan lewat tulisan-tulisan kaum intelektual muda pada masanya, di awal abad ke-20. Pengalaman individual di bawah penjahahan dirajut perlahan-lahan, menyatukan founding fathers kita yang berasal dari begitu banyak suku bangsa dengan begitu banyak bahasa ibunda. Menciptakan satu pengalaman yang sama, pengalaman keindonesiaan," urai pengajar di FISIP Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini.

Teguh menegaskan, bahwa paradigma media seperti itulah yang menjadi keyakinan dan kiblat Kantor Berita Politik RMOL yang tahun ini berusia 10 tahun.

"Tentu kita tidak perlu sama untuk semua hal. Prinsip demokrasi mempersilakan perbedaan tumbuh subur dalam perjalanan sebuah bangsa. Tetapi kita juga perlu menyadari bahwa perbedaan bukanlah tujuan. Memberikan ruang untuk perbedaan-perbedaan adalah cara untuk menyempurnakan kita, menyempurnakan Indonesia," kata Teguh lagi.

"Sementara tujuan kita, seperti yang telah dituliskan founding fathers kita dan kita semua setujui, adalah menciptakan masyarakat adil dan makmur," demikian Teguh.

Pada penyelenggaraan Malam Budaya Manusia Bintang 2015, Kantor Berita Politik RMOL memberikan Penghargaan Demokrasi kepada lima tokoh, yakni Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menko bidang Maritim Indroyono Soesilo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya