Berita

Menteri Indroyono Soesilo: Insya Allah, Indonesia Poros Maritim Dunia Bisa Terwujud

KAMIS, 30 APRIL 2015 | 03:14 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia bukanlah tugas ringan. Perlu dukungan dan peran serta seluruh komponen bangsa agar visi tersebut dapat terwujud.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo dalam kata sambutannya saat menerima penghargaan "Democracy Award" dari Kantor Berita Politik RMOL. Penghargaan diberikan pada pergelaran Malam Budaya Manusia Bintang 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata, Rabu malam (29/4).

"Membawa Indonesia menjadi poros maritim dunia merupakan tugas yang sangat berat. Tapi dengan kebersamaan kita, dukungan semua komponen termasuk teman-teman media, insyaallah ini bisa kita wujudkan," paparnya.


Memimpin kementerian baru, dikatakan Menteri Indroyono, dirinya harus memulai semuanya dari nol. Meski demikian dia tidak bisa menolak permintaan Presiden Jokowi agar pulang dari Roma, Italia untuk membantunya mengimplementasikan visi membawa Indonesia menjadi poros maritim dunia. Ketika dihubungi Presiden Jokowi, Menteri Indryono sedang bertugas sebagai pejabat tinggi di Organisasi Pangan Dunia atau Food and Agricultural Organization (FAO).

Selain Menteri Indryono, ada empat tokoh nasional lainnya yang mendapatkan Democracy Award dari Kantor Berita Politik RMOL. Mereka adalah Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva.

Award diberikan setelah melakukan proses penilaian secara bertahap di ruang redaksi. Sejumlah nama kandidat dikumpulkan dan didiskusikan. Redaksi juga mengundang keterlibatan pihak lain, seperti pengamat dan politisi, untuk ikut memberikan penilaian pada nama-nama kandidat penerima penghargaan.

"Saya sangat terharu, Rakyat Merdeka Online menganugerahkan award ini kepada saya, kepada masyarakat maritim Indonesia," tukas Menteri Indroyono.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya