andi widjajanto/net
andi widjajanto/net
RMOL. Terpidana mati kasus narkoba Mary Jane Veloso batal dieksekusi. Sedianya, dia diksekusi bersama delapan terpidana lainnya di Pulau Nusakambangan, Rabu (29/4) dini hari.
Terpidana asal Philipina itu batal dieksekusi lantaran ada permintaan dari Presiden Philipina Beniqno Aquino kepada Presiden Jokowi. Kesaksian Mary Jane diperlukan dalam pemeriksaan kasus penjualan manusia dimana dia menjadi korbannya.
Kepastian mengenai penundaan eksekusi telah diinformasikan Jaksa Agung HM Prasetyo. Hampir bersamaan dengan informasi dari HM Prasetyo, beredar broadcast massage dari Seskab Andi Widjojanto, yang juga berisi mengenai penundaan eksekusi tersebut.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01
UPDATE
Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20
Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15
Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11
Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10
Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46
Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20
Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20
Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12
Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52
Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44