Berita

budi gunawan/net

Jabatan Wakapolri Adil untuk Budi Gunawan

SELASA, 28 APRIL 2015 | 14:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Wakil Kepala Polri menegaskan bahwa hukum masih berlaku adil di negeri ini.

Pelantikan ini tepat, lantaran Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan Budi Gunawan tidak terbukti melakukan pelanggaran hukum terkait dugaan transaksi mencurigakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Begitu sebagaimana ditegaskan Ketua DPP Hanura Miryam S Haryani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (27/4).


"Setelah saya mencermati proses pengadilan (pra peradilan BG), ternyata masih ada hukum di negeri ini," ujarnya.

Dijabarkan Miryam, Budi Gunawan yang sempat menjadi calon Kapolri dengan tiba-tiba ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK pimpinan Abraham Samad. Proses penetapan terkesan politis mengingat hal itu bertepatan dengan proses fit and propertest di Komisi III DPR RI.

Beruntung gugatan pra peradilan Budi Gunawan menyatakan bahwa mantan Kalemdikpol itu tidak bersalah. Namun sayang, opini publik keburu negatif kepada Budi Gunawan, sehingga pencalonannya sebagai Kapolri digantikan oleh Badrodin Haiti.

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa pemberian jabatan wakapolri kepada Budi Gunawan merupakan cara yang adil membersihkan nama baiknya.

"Ada orang yang membutuhkan keadilan kemudian diclearkan namanya, itu kan adil? Iya kan," sambung anggota Komisi V DPR RI itu.

"Jadi saya ucapkan selamat atas pelantikan BG sebagai Wakapolri," tandas ketua umum DPP Srikandi itu. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya