Berita

agus hermanto/net

Politik

Agus Hermanto Berkelit Gedung Baru Bukan untuk Dewan

SABTU, 25 APRIL 2015 | 02:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto menegaskan bahwa gedung baru yang dibangun DPR tidak diperuntukkan untuk anggota dewan. Melainkan untuk pembangunan museum, perpustakaan dan research center.

"Yang dibangun adalah museum dan perpustakaan di DPR yang selama ini kita tidak punya, dan akan kita bangun. Bahkan barangkali di mancanegara museum adalah ikon, bisa mengunjungi museum tersebut, bisa membaca hal yang berkaitan dengan ke DPR-an," ujar Agus saat ditemui usai paripurna penutupan masa sidang III DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 24/4).

Waketum Demokrat itu menolak bahwa gedung baru itu diperuntukkan anggota dewan. Padahal, dalam pidato penutupan Ketua DPR Setya Novanto, disebutkan selain museum, perpustakaan dan research center, juga untuk anggota dan tenaga ahli.


"Tadi saya sampaikan, yang dibangun dengan ikon tadi adalah perpustakaan dan museum, ada riset penelitian, ada tenaga ahli di sana, jadi bukan untuk anggota DPR," katanya.

Namun kemudian, usai ditunjukkan naskah pidato Ketua DPR Setya Novanto, Agus berkelit sambil meninggalkan sesi wawancara.

"Coba nanti kita lihat," katanya sambil berlalu.

Jelang penutupan masa sidang ke-III dan memasuki reses, DPR ternyata sudah menyepakati pembangunan gedung baru. Bahkan, Presiden Joko Widodo sudah menyepakati dan akan meletakkan batu pertama pembangunannya. Hal itu sebagaimana termuat dalam pidato penutupan masa sidang III Setya Novanto.

"Dalam rangka penguatan kelembagaan, DPR membentuk Tim kerja Pembangunan Perpustakaan, Museum, Research Center, dan Ruang Kerja Anggota dan Tenaga Ahli DPR RI, yang sekaligus akan menjadi ikon nasional," bunyi pidato politisi Golkar itu. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya