Berita

Politik

Somasi Tak Diindahkan SBY, 3 Ketua DPC di Jatim Akan Tempuh Upaya Hukum

KAMIS, 23 APRIL 2015 | 18:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tiga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Jawa Timur akan melakukan upaya hukum terhadap Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono.

Langkah ini ditempuh karena somasi yang mereka layangkan tidak diindahkan.

"Upaya hukum ini penting agar kebenaran bisa terungkap dan keadilan bagi klien kami dapat terpenuhi," kata Rio Ramabaskara, pengacara tiga ketua DPC Demokrat dari Jawa Timur, dalam keterangannya, Kamis (23/4).  


Tiga ketua DPC yang dimaksud adalah ketua DPC Pasuruan Dendy Kukuh Santoso, Ketua DPC Surabaya Dadik Risdaryanto, dan Ketua DPC Nganjuk Basuki. Mereka melayangkan somasi karena tidak terima diberhentikan tanpa alasan jelas.

Selain SBY, upaya hukum juga akan dilakukan terhadap Ketua Harian DPP PD Syarif Hasan dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono. Sebelumnya, somasi yang sama ditujukan Dendy cs kepada keduanya.

"Beberapa pernyataan dari pimpinan DPP Partai Demokrat melalui media yang kami baca tidak relevan dengan masalah yang kami ajukan, dan bahkan cenderung melakukan pembelaan yang tidak substansial," papar Rio mengemukakan alasan.

Syarief Hasan misalnya mengatakan bahwa DPP hanya menerima dan menindaklanjuti usulan DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Timur. Padahal sebagaimana ketentuan Pasal 77 huruf c nomor (1) ART Partai Demokrat, DPP berkewajiban melakukan verifikasi sebelum mengambil keputusan.

"Verifikasi tidak pernah dilakukan. Klien kami tidak pernah dimintai pendapat, bahkan berbulan-bulan klien kami berusaha berkonsultasi dengan DPP tapi tidak pernah ditanggapi," kata Rio lagi.

"Klien kami juga tidak diberikan kesempatan membela diri sebagaimana ketentuan Pasal 7 ART Partai Demokrat," tukasnya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya