Berita

ilustrasi/net

Korea Utara Boyong Sepasang Orangutan dari Indonesia

KAMIS, 23 APRIL 2015 | 11:00 WIB | LAPORAN:

. Sepasang Orangutan akan diserahkan kepada pemerintahan Pyongyang, Korea Utara. Penyerahan hewan lindung ini sebagai bentuk kerja sama antar kedua pemerintah Korea Utara dan Indonesia.

"Sepasang (kami serahkan), supaya bisa beranak, kembangin. Kami bisa bawa pulang lagi ntar anaknya. Dia yang minta Orangutan, ini bukan dari saya lho," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (23/4).

Kata Ahok sapaan akrabnya, Korea Utara memang sudah meminta Orangutan sejak jaman Gubernur DKI Fauzi Bowo. Namun baru kali ini bisa direalisasikan.


"Dari zaman dulu pak Foke sudah ada minta, makanya kami mesti persiapan segala macem," katanya.

Namun, Ahok mengaku belum tahu hewan apa yang akan ia minta dikirimkan dari Korea Utara. Katanya sedang dipikirkan.

Lanjut Ahok seperti dilansir dari RMOL Jakarta, kerja sama semacam ini bukan kali pertama dilakukan Pemprov DKI. Karena sebelumnya pemerintah Hungaria juga meminta Komodo untuk diboyong ke negaranya.

"Kami saja kasih ke Hungaria itu Komodo. Kan semua sister city kami kirimin hewan-hewan khas kami. Hewannya dari Ragunan." ujarnya. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya