Jelang kongres pada pertengahan Mei nanti, arus bawah Demokrat berontak. Sebagian mereka kesal lantaran di-plt sepihak oleh DPP Demokrat.
Empat DPC Demokrat dari Jawa Tengah contohnya. Mereka kesal lantaran secara tiba-tiba di-plt oleh DPP, meski SK mereka masih panjang.
Ketua DPC Batang Muhammad Rochim mengaku bahwa ia di-plt sepihak jelang pileg 2014 atau tepatnya akhir Januari. DPP, lanjutnya, mem-plt dengan alasan dia merupakan loyalis Anas Urbaningrum.
"Kita yang di-plt dianggap loyalis Anas Urbaningrum. Ini kan jauh dari pemahaman kita dan kalau itu sebagai tolak ukur, kenapa tidak 23 di-plt semua karna itu juga loyalis anas," ujarnya.
Lebih lanjut, Rochim menjabarkan bahwa SK yang ditandatangani Ketua Harian Syarief Hasan tidak sah. Pasalnya, Syarief Hasan bukan ketua umum, kapasitasnya hanya sebatas mengerjakan hal-hal kesekretariatan.
"SK plt dari Syarief Hasan itu tidak sah," sambungnya.
Rochim mengaku telah mengirim surat keberatan kepada DPP pada 2014, bahkan menemui para elit Demokrat, seperti Agus Hermanto, Ibas, dan Nurhayati Ali Assegaf. Dalam kesempatan itu, lanjutnya, elit Demokrat menjelaskan kepada Rochim bahwa konflik ini akan dibahas setelah Pemilu. Namun sayang, hal itu tidak direalisasi.
[wid]