Berita

Ignasius Jonan/net

Wawancara

WAWANCARA

Ignasius Jonan: Kami Telah Persiapkan 41 Parkir Pesawat Untuk Delegasi KAA Di Tiga Bandar Udara

SELASA, 21 APRIL 2015 | 10:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kementerian Perhubungan telah mempersiapkan 41 parkir pesawat untuk delegasi Konferensi Asia Afrika (KAA).
 
Tercatat 19 parking standdi Bandar Udara Halim Perdanakusuma, 15 parking stand di Bandar Udara Soekarno Hatta, dan tujuh parking stand di Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung.

Selain parkir, prosedur standar untuk pelayanan udara VVIP juga diberikan, yang berjumlah 32 flight (penerbangan). Sebagai konsekuensinya, sejumlah ban­dara utama ditutup sampai 18 jam. Calon penumpang di beberapa Bandara harus meng­hadapi delay.


Lebih lengkapnya, simak wawancara dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, di Jakarta, kemarin:

Untuk menyambut delegasi KAA, sejumlah bandara akan ditutup, apa benar?
Ya, untuk memperlancar penerbangan delegasi KAA akan dilakukan penutupan, di antaranya Bandar Udara Halim Perdanakusuma dan Husen Sastranegara.

Kok penutupan bandara ada yang sampai 18 jam, apa tidak bisa dipercepat?
Tidak bisa dipercepat. Traffic-nya tinggi sekali. Yang paling sulit kalau transportasi delegasi, terutama pimpinan delegasi jam­nya kan nggak bisa pasti.

Kita minta perhatian masyarakat dan mohon maaf delay, tidak semua bisa tepat waktu.

Di Bandara mana saja yang akan ada penutupan dan de­lay?
Kita akan lakukan penu­tupan Bandara Udara Halim Perdanakusuma pada 24 April 2015 dengan waktu 05.30 sam­pai 18.00 WIB. Sedangkan un­tuk 20 April sampai 26 April, kecuali 24 April, hanya NOTAM expected delay.

Selain itu?
Bandar Udara Husein Sastranegara pada 23 April 2015 jam 16.00 WIB sampai 24 April jam 21.00 WIB.

Apa saja yang dipersiapkan Kementerian Perhubungan untuk agenda KAA?
Kementerian Perhubungan te­lah membentuk Ditjen Hubud di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma dan Husein Sastranegara. Khusus untuk di Bandar Udara Halim Perdanakusuma terdapat dua posko yaitu posko untuk admin­istrasi keprotokoleran dan posko untuk operasional pelayanan penerbangan.

Selain Bandara Soekarno- Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Bandara Husein Sastanegara, apa ada bandara lain yang akan dipakai untuk keperluan KAA?
Ya, untuk cadangan, kita per­siapkan juga Parking Stand di Bandar Udara SM Badaruddin II Palembang dan Adi Sumarno, Solo.

Apa yang Kemenhub laku­kan untuk memastikan kes­elamatan penerbangan para delegasi?
Untuk menjamin pelayanan yang selamat, kita secara tera­tur dan kontinyu pada pesawat VVIP diterapkan prinsip first come first serve dan standar separasi antar VVIP juga diatur sesuai dengan best practices.

Selain kedatangan, ba­gaimana kesiapan Kemenhub ketika kepulangan para delegasi?
Itu juga sudah disiapkan. Untuk 25 April 2015 akan dibuat expected delay karena masih adanya pesawat VVIP yang pulang. ***

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya