Berita

Gisele Bundchen/net

Blitz

Gisele Bundchen, Tubuh, Alasan Pensiun Jadi Model

JUMAT, 17 APRIL 2015 | 10:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dunia modeling menangis. Gisele Bundchen, sang model iconic baru saja menjalani fashion show terakhirnya di Sao Paulo Fashion Week 2015. Setelah tampil untuk brand lokal Brazil, Colcci, Bundchen menyatakan diri dia pensiun sebagai model.

"Tubuhku seakan mem­beritahu bahwa apa yang aku lakukan itu sudahlah sepadan dan memintaku untuk berhen­ti. Aku sangat menghormati tubuhku. Ini adalah sebuah keuntungan untuk bisa ber­henti menjadi model," tutur Bundchen mengungkapkan alasan pensiun.

Selain itu, alasan lain kenapa ia berhenti adalah keluarga. Bundchen ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama suami dan dua anaknya. Toh be­gitu, ternyata ia tidak seratus persen meninggalkan dunia fashion. Di luar catwalk, Bundchen bakal mempro­mosikan merek pakaian dalamnya, Gisele Bundchen Intimates, yang diluncurkan pada 2011 untuk label Brazil Hope.


"Luar biasa bahwa ia men­inggalkan catwalk pada saat ia sedang di puncak. Sebuah keputusan yang cerdas," nilai Dilson Stein, pencari bakat yang menemukan Bundchen pada 1994 dalam sebuah lokakarya modeling di sebuah kota kecil, Horizontina, Rio Grande do Sul.

Lewat akun Facebook resminya, Bundchen men­gunggah ucapan terima kasih bagi para pendukungnya yang selalu setia selama ini. Sambil berfoto dengan pose melompat di pantai, Bund­chen menuliskan, "Terima kasih untuk segala cinta, kirim cium untuk hati Anda dan selamat menjalani hari yang indah."

Sepanjang kariernya seba­gai model, Bundchen pernah berjalan di hampir semua panggung rumah mode dunia kenamaan, seperti Valentino, Versace, Louis Vuitton, Alex­ander Wang, Balenciaga dan bahkan menjadi salah satu model kesayangan Victoria’s Secret.

Menurut majalah Forbes, ia menjadi model yang dibayar paling tinggi di dunia selama delapan tahun terakhir. Tahun lalu saja pendapatannya men­capai 47 juta dolar AS. ***

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya