Berita

ilustrasi/net

Bisnis

Pelindo II Targetkan Konstruksi Tol Cibitung-Cilincing Tuntas 2016

KAMIS, 16 APRIL 2015 | 08:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Pelabuhan Indonesia II me­nargetkan konstruksi jalan tol Cibitung-Cilincing bisa terlak­sana awal 2016. Pengadaan la­han baru mencapai 16 persen.

Direktur Utama PT Pelindo II, R.J. Lino mengatakan, pengembangan proyek jalan tol Cibitung-Cilincing sangat dibutuhkan seiring dengan meningkatnya arus barang di Pelabuhan Tanjung Priuk.

"Akses jalan pelabuhan yang memadai sangat dibutuhkan apalagi ada proyek terbaru, Newpriok Port dengan kapa­sitas 20 juta TEUS (kapasitas ukuran kontainer)," ujarnya.


Hanya saja, untuk mencapai target konstruksi tersebut baru bisa terwujud bila pemerintah dapat mempercepat proses pengadaan lahan yang saat ini baru 16 persen.

"Kita akan dorong pemer­intah supaya dipercepat pen­gadaan lahannya. Kalau pro­gres lahannya belum 75 pers­en, pelaksanaan konstruksinya akan mundur lagi," katanya.

Selain itu, penetapan target pembangunan jalan tol di awal 2016 dapat diketahui usai proses penandatanganan resmi terkait perpindahan 45 persen milik PT MTD CTP Express­way selaku pemegang konsesi jalan tol Cibitung-Cilincing ke PT Akses Pelabuhan Indonesia (API), selaku anak usaha PT Pelindo di sektor jalan akses pelabuhan dan jalan tol.

"Kita targetkan proses kon­struksinya bisa berjalan pada 2016, dan diharapkan jalan tol ini dapat beroperasi penuh pada 2018," harapnya.

Sambil menunggu proses pembebasan lahan, pihaknya akan fokus untuk menyele­saikan persoalan administratif dan meminta persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono.

Sehingga, setelah proses ad­ministratif terkait perpindahan kepemilikan saham selesai di­lakukan dan telah mendapat persetujuan dari Menteri PUPR, pihaknya akan segera melaksan­akan proses tender kontraktor.

Sementara Direktur PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) Iwan Ridwan menambahkan, da­lam shareholders agreement ini, perseroannya melakukan in­vestasi langsung di PT MTD CTP Expressway sebesar 45 persen dari kebutuhan pen­danaan ekuitas untuk biaya konstruksi. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya