Berita

Zaki-ur-Rehman Lakhvi.cnn

Dunia

Pakistan Bebaskan Dalang Teror Mumbai 2008, India Geram

SABTU, 11 APRIL 2015 | 14:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria yang ditahan karena menjadi otak di balik teror di Mumbai India tahun 2008 lalu dibebaskan dengan jaminan di Pakistan setelah dibui beberapa tahun.

Pria bernama Zaki-ur-Rehman Lakhvi itu merupakan pimpinan kelompok terorisme Lashkar-e-Taiba. Ia dibebaskan pada Jumat (10/4) dari penjara di kota Rawalpindi Pakistan.

Lakhvi didakwa di Pakistan pada tahun 2009 karena dituduh mendalangi serangan teror November 2008 yang menewaskan lebih dari 160 orang di Mumbai, India.


Lakhvi sendiri masih menghadapi persidangan dalam kasus ini. Tapi pengadilan anti-terorisme memberikan jaminan untuk pebebasan Lakhvi.

Lakhvi masih menghadapi persidangan dalam kasus ini. Tapi pengadilan anti-terorisme yang diberikan Lakhvi jaminan tahun lalu, keputusan pemerintah Pakistan mengatakan akan menantang. Lakhvi menempatkan jaminan sebesar dua juta rupee Pakistan atau lebih dari 19 ribu dolar AS untuk pembebasannya.

India mengecam pembebasan Lakhvi tersebut. CNN memuat bahwa pemerintah India menghubungi pemeirntah Pakistan dan menyebut bahwa pembebasan Lakhvi memperkuat persepsi yang menyebut bahwa Pakistan memiliki kebijakan ganda terkait terorisme.

"Mereka yang melakukan serangan atau ancama bagi India ditangani secara berbeda," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India Syed Akbaruddin.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebut bahwa tidak tepat memberikan kesan kasar pada komitmen Pakistan untuk melawan terorisme, pasalnya Pakistan sendiri masih mebgalami tahap kritis menghadapi ancaman terorisme. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya