Charlyvan Houten, frontman Setia Band seperti sedang bermasalah dengan kesehatan. Setelah ketahuan kerap mengunjungi klinik alat vital, kini Charly terlihat makin kurus aja. Kepada infotainment, vokalis dan komposer jempolan ini mengaku telah memeriksakan seluruh bagian tubuhnya agar kondisinya segera pulih. Bahkan, ia juga harus menjalani perawatan di rumah sakit selama tiga hari.
"Aku masih merasa sakit terus-menerus. Tapi sekarang sudah membaik, beberapa job juga kemarin di-cancel karena fisik nggak siap," ungkap Charly.
Meski begitu, ia membantah tubuhÂnya semakin kurus gara-gara sakit. Ia merasa tubuhnya tidak ada yang berubah sejak dulu.
"Aku kalau kurus emang kayak gini, pas sakit cuma turun tiga kilo, sekaÂrang agak perlahan naik lagi," imbuh pria kelahiran Cirebon dan berdarah Belanda ini.
Sebelumnya ramai diberitakan, Charly rajin melakukan terapi alat vitalnya ke klinik Abah Otong di kawasan Banten. Menurut kasir klinik tersebut, Anny, Charly sudah biasa rutin berkunjung.
"Dia nggak malu, mungkin karena udah biasa," kata Anny.
Sepengetahuannya, pelantun
Jangan Pernah Berubah dan
Cari Pacar Lagi itu tak memiliki masalah mengenai kesehaÂtan organ intim.
"Nggak sakit apa-apa. Untuk berobat langsung tahu lah laki-laki entah mau perpanjang atau perbesar," ujarnya.
Nah, Charly sendiri akhirnya mengakui memang sering melakukan terapi.
"Ya begitu lah. Sudah sering aku ke situ. Sekalian silaturahmi," kata Charly. Hasil terapi itu pun tidak sia-sia. "Udah tes drive, pokoknya mantap," cetusnya seraya tersenyum lebar.
Ia mengumpamakan, kunjungannya ke klinik tersebut sama seperti peremÂpuan yang kerap melakukan perawatan.
"Idenya nggak dari mana-mana, kita memang laki-laki, tapi kan perempuan juga ada perawatannya. Bagi aku biasa saja, itu kan kesehaÂtan," urainya lagi.
Charly lebih memilih mengunjungi klinik alat vital daripada harus mengÂkonsumi obat. "Ya sekalian pengen konsultasi saja, kan ada banyak syaraf di wilayah kelaki-lakian gitu."
Tak sendiri, Charly pun datang ke klinik tersebut ditemani sang istri, Regina. "Ya namanya laki-laki, memÂproposionalkan biar lebih bagus saja," pungkasnya. ***