Berita

Proyek Pluit City Perparah Banjir Jakarta!

SELASA, 07 APRIL 2015 | 09:20 WIB

Izin reklamasi pantai di utara Jakarta kepada PT Muara Wisesa Samudera, anak perusahaan PT Agung Podomoro Land Tbk untuk menggarap Proyek Pluit City dinilai bisa membahayakan lingkungan.

"Proyek Pluit City yang akan dibangun pada tahun 2015 ini, akan memperparah banjir Jakarta," ujar Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jakarta, Moestaqim Dahlan, kemarin (6/4).

Dia menilai, sangat rawan adanya reklamasi yang telah dilakukan di wilayah Jakarta Utara (Jakut). Karena bisa mengakibatkan air laut naik yang berdampak terhambatnya aliran sungai akibat pengendapan lumpur.


"Apalagi sebelumnya, lokasi Pluit City sudah sering tergenang banjir," kata Alan, sapaan akrabnya, seperti diberitakan RMOLJakarta.Com.

Gubernur DKI Jakarta, Ahok mengeluarkan izin pelaksanaan reklamasi proyek Pluit City yang dikerjakan PT Muara Wisesa Samudera, anak perusahaan PT Agung Podomoro Land Tbk.

Izin pelaksanaan reklamasi untuk Pulau G dituangkan dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 tertanggal 23 Desember 2014 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau G kepada PT Muara Wisesa Samudera.

Namun, kata Alan, izin reklamasi pulau G kepada PT Muara Wisesa Samudra tersebut, tidak mengacu pada UU 1/2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

Serta Perpres 122/2012 tetang Reklamasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, dan Permen KP 28/2014 yang berisikan tentang Perizinan Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.[wid]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya