Berita

Pertahanan

Kader NU Minta Jaminan Balik Lagi ke Yaman

SELASA, 07 APRIL 2015 | 07:49 WIB | LAPORAN:

Seluruh kader NU yang tergabung dalam Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU Yaman diminta untuk pulang ke Indonesia mengingat kondisi keamanan di negara Timur Tengah itu yang masih tidak menentu.

"Walaupun di Tarim masih aman karena di Hadramaut Selatan, tapi kalau ada peluru nyasar berisiko," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Senin (6/4).

Sementara itu Ketua PCINU Yaman Arman Malieky, yang juga mahasiswa tingkat empat Universitas Al Ahgaff di Tarim, meminta kepada para pengurus PBNU mengupayakan jaminan mereka bisa kembali menempuh pendidikan di Yaman sepulang dari Tanah Air.


"Kami bersedia dipulangkan, asalkan kita juga dijamin untuk dikembalikan lagi ke Yaman," kata Arman melalui surat elektronik yang ditujukan kepada PBNU.

Arman mengatakan, pihaknya menyadari perkembangan situasi di Yaman tidak kondusif dan evakuasi merupakan hal yang mendesak untuk dilakukan.

"Kami memang harus menentukan pilihan. Kami minta PBNU, para ulama di Indonesia, rekan-rekan PCI se dunia, bisa membantu agar aspirasi kami bisa tersalurkan ke pemerintah Indonesia," katanya.

Arman mengungkapkan, permintaan jaminan dikembalikan ke Yaman didasarkan pada kondisi perekonomian. Menurut dia, sekitar 1.500 mahasiswa Indonesia di Yaman akan terbengkalai pendidikannya jika pemerintah Indonesia tidak mampu memberikan jaminan pemulangan kembali ke Yaman.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya