Berita

idham azis/net

Pertahanan

Daeng Koro Tewas, Polisi Berikut Fokus Memburu Santoso Cs

MINGGU, 05 APRIL 2015 | 14:18 WIB | LAPORAN:

Dengan tewasnya Daeng Koro alias Sabar Subagio atau Abu Autad, akan sangat melemahkan gerakan kelompok teroris di Sulawesi Tengah.

Demikian disampaikan Wakil Kepala Polri, Komjen Pol Badrodin Haiti kepada wartawan di Palu, kemarin (Sabtu, 4/4).

"Saya yakin, secara moril jika pimpinan kelompok itu tewas, para pengikutnya akan kocar-kacir secara strategi langsung kelompok ini melemah," kata Haiti, optimistis.


Di Poso setidaknya ada dua kelompok teroris. Yakni, sebut Haiti, Daeng Koro dengan jumlah pengikut sekitar 10-15 orang. Satu lagi kelompok Santoso mencapai 20 orang pengikut. Haiti mengimbau sebaiknya para anggota kelompok Daeng Koro menyerahkan diri ke pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah diperbuat mereka selama ini.

Dipimpin langsung oleh Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Idham Azis bersama Irjen Pol Tito Karnivan, pemburuan Daeng Koro akhirnya menuai hasil pada Jumat (3/4) petang dengan target lokasi di pengunungan Sakina Jaya, Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parimo, Sulteng. Otak gerakan teroris di Poso itu harus meregang nyawa di tangan para aparat kepolisian.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Idham menegaskan, sudah menjadi kewajiban aparat Polri  untuk menangkap hidup atau mati kelompok teroris Daeng Koro dan Santoso agar tercipta rasa aman di tengah masyarakat Poso. Selanjutnya, kepolisian akan terus mengejar dan menangkap kelompok Santoso.

"Jangan biarkan daerah Poso dan Sulawesi Tengah menjadi tempat aksi kekerasan para kelompok teroris," katanya melalui sambungan telepon, Minggu (5/4).[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya