Berita

Bisnis

Belajar dari Olga, Masyarakat Perlu Asuransi Kesehatan

MINGGU, 05 APRIL 2015 | 12:15 WIB | OLEH:

DI dalam kehidupan ini setiap orang pasti mengalami sakit dan meninggal dunia. Kapan sakitnya dan kapan meninggalnya kita semua tidak ada yang tahu karena semua adalah misteri kehidupan yang suka atau tidak suka harus dijalani.

Seperti halnya Olga Syahputra yang meninggal dunia beberapa waktu yang lalu di usianya yang terbilang muda karena sakit meningitis yang dideritanya. Padahal sebelum masuk rumah sakit, sosok komedian ini bertahun-tahun mengibur kita dan selalu terlihat ceria seperti tanpa ada beban penyakit. Namun akhirnya harus menghabiskan banyak waktunya di RS Mount Elizabeth, Singapura sejak bulan Mei 2014 atau sekitar 10 bulan lamanya.

Selama 10 bulan menjalani perawatan di rumah sakit tentu biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit. Berdasarkan informasi di laman situs resmi RS Mount Elizabeth, rumah sakit itu memiliki banyak pilihan jenis kamar rawat inap dengan harga yang berfariasi, mulai dari SGD 276 atau sekitar Rp 2,7 juta perhari hingga Rp 90 juta perhari. Sedangkan biaya perawatan, diluar harga kamar, perhari di Mount Elizabeth paling murah adalah SGD 167 atau sekitar Rp 1,6 juta.


Dapat dibayangkan berapa besar biaya yang dikeluarkan Olga Syahputra selama di rawat di RS Mount Elizabeth? Tentu mencapai miliaran rupiah, apalagi Olga harus menjalani berbagai prosedur perawatan serta harus menebus obat-obatan yang pastinya tidak murah.

Beruntunglah Olga Syahputra semasa hidupnya telah berhasil mengumpulkan pundi-pundi sehingga untuk biaya perawatan selama 10 bulan di Singapura tidak menjadi kendala berarti kendati harus menjual aset dan berbagai benda berharga miliknya.

Belajar dari Olga, ternyata penyakit itu tidak mengenal batas usia dan status sosial seseorang, dan bagaimanapun juga kesehatan adalah segala-galanya. Seperti kata pepatah Sedia Payung Sebelum Hujan, maka sangatlah penting bagi kita untuk memiliki asuransi kesehatan, baik yang disediakan oleh BPJS Kesehatan maupun perusahaan asuransi jiwa lainnya yang banyak terdapat di Indonesia selagi kita masih dalam kondisi sehat, karena bila sudah sakit maka perusahaan asuransi tidak mau mengcover kita.

Biaya rumah sakit yang tinggi sering sekali menjadi resiko finansial yang menghantui karena dapat menguras tabungan dan harta benda bila kita tidak siap menghadapinya. Kesadaran masyarakat untuk memiliki asuransi kesehatan sudah mulai tumbuh seiring dengan program kesehatan yang diluncurkan oleh pemerintah dan juga berkat peran serta puluhan ribu agen asuransi jiwa yang tersebar di seluruh nusantara.[***]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya