Berita

Mafia Migas Selalu Terkait Penguasa dan Politisi

KAMIS, 02 APRIL 2015 | 18:09 WIB | LAPORAN:

. Praktek mafia dalam minyak dan gas bumi (Migas) selalu berkaitan erat dengan penguasa dan politisi. Itu yang menjadi sebab para mafia berkuasa dari sektor hulu sampai hilir.

"Saya katakan, bisnis migas, bisnis diatas konglomerasi, ada yang sebut bisnis para dewa. Praktek mafia selalu terkait dengan penguasa dan politisi," kata Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar dalam diskusi Front Page RMOL "bongkar mafia gas" di Bakoel Coffee, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (2/4)

Dahnil, menjelaskan, bisnis para dewa ini bisa ditekan jika kampanye nasionalisasi kilang minyak dan renegoisasi pada perusahaan asing yang menguasai bisnis Migas dijalankan.


Tata niaga dan hilir Migas di Indonesia juga perlu pembenahan. Misalnya, pada kasus Petral, perusahaan minyak rekanan pertamina tidak mampu menentukan harga minyak. Bahkan Perusahaan yang bermarkas di Singapore itu masih membeli minyak dari para broker yang harganya melangit.

"Petral kasusnya nggak bisa kendalikan harga jual dan beli minyak mentah, aja harus pake broker. Brunei saja yang mengolah minyak sendiri, tidak pernah pertamina beli dari sana, malah harus lewat Petral. Ini masalah tata kelola. Kuncinya penguasa mesti bisa membereskan ini," jealsnya.

Untuk mengatasinya, Dahnil menekankan pada kekuatan dan keberanian pemerintah dalam menata pengelolaan Migas. Sebab, para mafia yang berbisnis Migas sudah menjadi menegara di Indonesia. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya