Berita

badrodin haiti/net

Deklarator Poso Damai Doakan Badrodin Haiti Segera Jadi Kapolri

KAMIS, 02 APRIL 2015 | 10:47 WIB | LAPORAN:

. Deklarator Malino II Poso Damai, Sofyan Faried Lembah, dan Ketua Badan Kerja Sama Umat (BKSU) Kristiani Kota Palu, Freddy Pollo, mendoakan agar Komjen Polisi Badrodin Haiti segera dilantik jadi Kapolri setelah menjalani fit propor test di Komisi III DPR.

"Badrodin Haiti seorang Pati Polri yang teruji profesionalisnya yang dikenal dengan perang kota saat menindak para pelaku tindak kekerasan yang ada di Poso. Bahkan profesionalis Badrodin Haiti sebagai Pati Polri turun langsung di TKP dan berkantor di Poso selama enam bulan hingga kondisi Kabupaten Poso benar-benar aman," kata Sofyan Farid Lembah kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Kamis, 2/4).

Menurut Sofyan Faried Lembah, yang juga Kepala Perwakilan Ombustman Sulawesi Tengah, beberapa hari terakhir ini, Badrodin Haiti telah mulai mampu memperlihatkan kepemimpinannya sebagai Wakapolri yang melaksanakan tugas Kapolri dan institusi Polri saat ini semua berjalan aman dan terkendali hingga ke tingka paling bawah.


"Saya melihat Badrodin Haiti sangat berpengalaman, saya yakin saat itu Badrodin Haiti bisa menciptakan rasa aman konflik dan tindakan kekerasan di Poso, pasti mampu menciptakan suasana keakraban terhadap institusi penegak hukum termasuk KPK," kata Sofyan Faried Lembah.

Sofyan Faried Lembah mengakui profesionalis pola pikir Komjen Badrodin Haiti sebagai Pati Polri baik secara akademis karena peraih Adhi Makayasa, ditambah pengalaman di lapangan benar-benar sangat cerdas dan memahami model penyelesaian konflik bahkan mampu memimpin institusi Polri menjadi Polri yang berubah dan profesional.

Sementara Freddy Pollo mengatakan pihaknya mendoakan agar Komjen Polisi Badrodin Haiti agar dalam proses fit propor test untuk menjabat Kapolri bisa secepatnya dilakukan dan berjalan sesuai  diharapkan masyarkat
 
"Saya yakin nantinya setelah  jadi Kapolri , institusi ini akan lebih profesional  dalam tugas utamanya dalam hal penegakkan hukum, termasuk pembenahan internal," demikian Freddy Pollo. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya