Berita

Air Bersih Kian Sulit Didapat, Upaya Edukasi Harus Berlipat

RABU, 01 APRIL 2015 | 05:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penyediaan air bersih di Indonesia memiliki dinamikanya tersendiri. Kontur topografi yang beragam membuat sebagian daerah yang memiliki pasokan air bersih berlimpah, sementara sebagian lainnya kerap mengalami kekeringan.

"Di kota pesisir seperti Jakarta, air bersih semakin sulit ditemukan karena air permukaan sudah tercemar dengan sampah atau polutan lainnya, sementara air tanah yang jumlahnya terbatas juga semakin langka ditemukan," ungkap peneliti Abdul Malik Badeges dalam diskusi publik bertema "Air: dari Alam untuk Kehidupan" yang digelar Dompet Dhuafa dan The Nature Conservancy (TNC) Program Indonesia untuk memperingati Hari Air sedunia di Jakarta, Selasa (31/3).

Badeges menambahkan, dari tahun ke tahun lokasi dan jarak penggalian sumur air tanah semakin jauh ke dalam. Permasalahan bertambah rumit ketika kebijakan pengelolaan air mulai dibagi menjadi hak atas usaha dan hak guna air.


Berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan air bersih baru mencapai tahapan respon dan penyediaaan infrastruktur seperti pembangunan akses air baru, distribusi air bersih melalui mobil tanki air, pembangunan bak-bak penampung air hujan, pembuatan biopori, dan lain sebagainya. Sementara edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan menaruh perhatian lebih kepada alam sebagai penjaga pasokan air belum banyak dilakukan.

"Padahal, kebutuhan air bersih merupakan isu hulu ke hilir yang membutuhkan pendekatan holistik dari berbagai pihak," ungkap Arisetiarso Soemodinoto, wakil dari TNC yang juga menjadi pembicara dalam diskusi terbuka ini.

Diskusi ini membahas kondisi pasokan air bersih di kawasan pesisir, tidak hanya di Indonesia tetapi juga dunia. Abdul Malik Badeges membicarakan peran air dalam konteks ekonomi Islam sementara Arisetiarso Soemodinoto membahas hasil penelitian TNC tentang pasokan air untuk kawasan pesisir sekaligus memaparkan beragam fakta menarik tentang kondisi pasokan air bersih dunia terkini.

Bersamaan dengan diskusi ini, Dompet Dhuafa dan TNC Program Indonesia mengumumkan kerjasama untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Nusa Tenggara Timur melalui perlindungan dan penyediaan sumber air bersih serta pemanfaatan sumberdaya alam secara berkelanjutan.

"Melalui program Air untuk Kehidupan, Dompet Dhuafa berharap dapat memberikan kemudahan akses air bersih untuk warga miskin di daerah rawan air, sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, baik material dan spiritual," ungkap Bambang Suherman, General Manager Pengembangan Organisasi Dompet Dhuafa yang juga penggagas program Air untuk Kehidupan.[dem

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya