Berita

moeldoko/net

Pertahanan

Panglima TNI Tegaskan Tak Ada Tempat ISIS di Indonesia

SENIN, 30 MARET 2015 | 12:23 WIB | LAPORAN:

. Panglima TNI Jenderal Moeldoko mensinyalir warga negara Indonesia (WNI) yang terlanjur begabung kelompok militan ISIS, dan sedang berperang di Irak dan Suriah akan melakukan aksi teror di Indonesia dan memilih Poso, Sulawesi Tengah sebagai 'markas' mereka, manakala telah kembali ke tanah air.

"Saya sinyalir di Poso seolah-olah kelompok radikal itu nyaman di sana. Saya khawatir nanti orang-orang Indonesia yang ada di Irak dan Suriah pulang dari sana akan bermarkas di Poso," ungkap Moeldoko di Marbes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (30/3).

Untuk meredam aksi tersebut, dan mencegah terjadinya teror Poso, Moeldoko menyatakan TNI telah menggelar latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) sebagai persiapan penangkalan relawan ISIS yang ingin membuat kondisi tidak aman.


"ISIS tidak boleh berkembang di Indonesia, ISIS tidak boleh diberi tempat dimana pun. Latihan PPRC kita gelar di sana (Poso) secara besar-besaran. Pesannya jelas, jangan coba-coba masuk Poso," tegas Moeldoko.

Tidak hanya Poso, Moeldoko juga menegaskan upaya penangkalan aksi teror ini juga digelar di daerah-daerah di Indonesia, namun
ia tidak menjelaskan lebih lanjut.

"Ada daerah-daerah tertentu," tukas kepala Staf TNI AD ini. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya