Berita

ilustrasi/net

Sebagai Importir, Bagaimana Mungkin FSI Dapat Beri Garansi pada Konsumen

MINGGU, 22 MARET 2015 | 02:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemilik matras kesehatan merek Curesonic asal Jepang, Apollo Medical Instruments, telah memutuskan hubungan kerjasama dengan PT Fortune Star Global (FSI). Karena itu, diduga kuat FSI telah membohongi publik dengan tetap menjual alat kesehatan merek Curesonic yang tidak bergaransi.

"Alasan pemutusan kerjasama tersebut karena FSI tidak membayar utang orderan produk dari Apollo sekitar Rp 10 miliar. Dan Appolo menyatakan bahwa FSI diduga telah melanggar perjanjian distribusi tahun 2014-2018 pasal 4 ayat 1, 1.6 dan pasal 6 ayat 4," kata kuasa hukum Appolo, Benny Wulur, dalam keterangan beberapa saat lalu (Minggu, 22/3).

Beny menjelaskan, FSI telah dengan sadar membohongi publik atau konsumen Curesonic dengan memberi jaminan bila terjadi kerusakan pada alkes ini. Padahal, FSI sebagai importir sama sekali tidak mampu menyediakan suku cadang Curesonic jika terjadi kerusakan.

"Bagaimana mungkin selaku importir dapat memberikan garansi pada konsumen, Bukankah yang memiliki sparepart dan mengerti pembuatan Curesonic hanya produsen?" ungkap Benny.

Benny melanjutkan, setelah memutuskan kerjasama dengan FSI, Appolo menunjuk Fortuner Star Global (FSG) sebagai agen tunggal untuk mengimpor alat kesehatan merek Curesonic. Dan untuk tidak menimbulkan polemik kemudian hari, FSG mengganti nama Curesonic menjadi Biosonic.

"Appolo juga sedang menggugat FSI di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, karena diduga mendaftarkan Curesonic ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI) tanpa sepengetahuan Appolo. Appolo tidak pernah mengizinkan FSI daftarkan Curesonic ke HKI. Tapi ternyata diam-diam, FSI daftarkan ke HKI. Berdasarkan UU 15/2001 Pasal 69 ayat 2 jelas ini dikategorikan sebagai itikad buruk," ungkap Benny.

Benny menambahkan, Apollo jelas hanya dapat melindungi dan memberikan garansi kepada konsumen yang membeli produknya melalui distributor yang ditunjuk yaitu FSG. Dan untuk menghindari sengketa lebih lanjut dengan FSI, maka FSG menjual produk alat kesehatan tersebut dengan merek Biosonic, yang jelas ada garansinya.

Terkait hal ini, pengamat politik Boni Hargens mengingatkan di era pemerintahan Jokowi dan JK ini, siapapun yang berupaya membohongi publik harus angkat kaki dari tanah Indonesia. Dengan tegas ia juga meminta pada Kementerian Kesehatan sebagai pemberi izin edar produk Curesonic untuk segera mencabut izin edar produk ini oleh FSI.

"Karena sudah jelas masalahnya bahwa konsumen telah dirugikan. Setelah Appolo putuskan kerjasama dengan FSI maka Kemenkes harus sudah cabut izin edar Curesonic. Dan jika Curesonic masih dijual sampai sekarang, saya duga ada pihak Kemenkes yang sekali lagi diduga masuk angin. Ini sangat berbahaya!" demikian Boni. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya