Berita

ilustrasi/net

Hanura Sarankan DPRD Biarkan Ahok Gunakan APBD 2014

KAMIS, 19 MARET 2015 | 20:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pembangunan di DKI Jakarta harus berjalan cepat. Karena itu, Fraksi Hanura mengusulkan agar fraksi-fraksi yang ada di DPRD DKI Jakarta membiarkan Basuki Tjahja Purnama menggunakan anggaran 2014.

Menurut anggota Fraksi Hanura, M Guntur, hal ini bisa dilakukan dengan memberikan jalan bagi Gubernur untuk mengeluarkan Pergub penggunaan pagu anggaran APBD DKI 2014, sebesar Rp 72 triliun. Dan hal ini, sama saja artinya DPRD mengutamakan kepentingan rakyat Jakarta yang saat ini menunggu hasil pembangunan.

"Kalau dibiarkan terus- menerus seperti ini. Maka rakyat yang akan menjadi korban.Jadi ada baiknya kita memberikan kesempatan pada gubernur untuk mempercepat penggunaan anggaran," kata anggota DPRD yang terpilih dari dapil Jakarta Timur tersebut beberapa waktu lalu (Kamis, 19/3).


Guntur khawatir, dengan sikap ngotot DPRD hal itu justru akan menjadi bumerang bagi DPRD. Dengan penggunaan APBD 2015, gubernur akan menyalahkan dewan jika ditengah masa anggaran terjadi masalah.

"Biarkan gubernur mengeluarkan pergub penggunaan anggaran APBD 2014. Dengan begitu dewan bisa memantau kinerja gubernur dan jajaran secara maksimal. Daripada dewan mememaksakan untuk mengeluarkan perda untuk penggunaan APBD 2015.  Dan utama lagi, dewan bisa mengawasi pelaksanaan lelang yang terjadi di DKI dan pengerjaan proyek mulai dari kedalama aspal dan lainnya," katanya.

Terkait apakah nantinya penggunaan pagu anggaran 2014 akan menghambat proses pembangunan. Guntur memastikan hal itu tidak akan terjadi.

"Program yang ada dalam APBD 2014 dan 2015 itu tidak ada perbedaan. Jumlahnya pun hanya terpaut Rp1 triliun," demikian Guntur. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya