Berita

ilustrasi/net

Hukum

Delapan TKI Terancam Hukuman Mati, Sebagian Besar karena Kasus Narkoba

KAMIS, 19 MARET 2015 | 13:18 WIB | LAPORAN:

Delapan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Tengah terancam hukuman mati di luar negeri. Sebagian besar terjerat kasus narkotika atau obat-obatan terlarang.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Jawa Tengah, Wika Bintang, di Cilacap, Kamis (19/3).

Enam TKI terjerat kasus narkoba. Mereka adalah Nur Bidayati, Dyah Purwaningsih, Ari Ani Hidayah, Tuti, Sri Mulyani, dan Sri Bidayati.


Sedangkan, Satinah Binti Jumadi dan Tarsini binti Tamir, terpidana dalam kasus pembunuhan.

"Pemerintah berusaha membebaskan para TKI terpidana mati asal Indonesia. Kami berusaha semaksimal mungkin," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Wika mengatakan, TKI asal Jawa Tengah juga kerap bermasalah dengan dokumen kerja. Banyak TKI berangkat tanpa dokumen lengkap.

"Ada yang ilegal, ada pula yang memalsukan identitas. Ini menjadi masalah serius yang harus secepatnya diselesaikan," ujarnya.

Wika menerangkan bahwa Jawa Tengah adalah salah satu provinsi dengan jumlah TKI terbanyak. Sedangkan Cilacap sendiri adalah Kabupaten dengan jumlah TKI terbanyak di Jawa Tengah.  [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya