Berita

Serangan di museum di tunisia/reuters

Dunia

17 WNA Meregang Nyawa dalam Serangan di Museum Tunisia

KAMIS, 19 MARET 2015 | 10:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya ada 20 orang tewas di Tunisia setelah dua orang pria bersenjata meyerang Museum Nasional Bardo pada Rabu (18/3).

Serangan yang disusul dengan aksi pengepungan dan penyanderaan selama tiga jam di salah satu destinasi wisata terkemuka di negara itu menyedot perhatian. Pasalnya, pada saat kejadian, museum tengah dipadati oleh pengunjung baik lokal maupun asing.

Menurut keterangan dari Perdana Menteri Tunisia Habib Essid, di antara 20 orang yang tewas itu, 17 di antaranya merupakan warga negara asing yang terdiri dari lima warga Jepang, empat warga Italia, dua warga Kolombia, dua warga Spanyol, satu warga Australia, satu warga Polandia, dan satu warga Perancis. Sedangkan seorang lagi tidak dirilis kewarganegaraanya.


Selain itu, kata Essid 44 orang lainnya mengalami luka-luka. Di antaranya adalah 13 warga Italia, tujuh warga Perancis, empat warga Jepang, dua warga Afrika Selatan, satu warga Rusia, dan enam warga Tunisia.

Essid sendiri mengecam insiden itu dan menyebut bahwa merupakan serangan itu dilakukan oleh pengecut yang menargetkan perekonomian Tunisia.

Kecaman senada juga dilontarkan oleh Presiden Tunisia yang baru terpilih, Beji Caid Essebsi dalam pernyataanya Rabu malam.

"Saya ingin warga Tunisia memahami untuk pertama dan terakhir bahwa kita berada dalam perang melawan teror dan kelompok minoritas buas tidak akan menakut-nakuti kita," sebutnya seperti dimuat The Guardian.

"Perang melawan mereka akan berlanjut sampai mereka dibasmi," tandasnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya