Berita

ilustrasi/net

Dunia

Jumlah Korban Tewas Akibat Konflik Meningkat 28 Persen Tahun Lalu

RABU, 18 MARET 2015 | 12:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tahun 2014 lalu, jumlah orang yang meninggal sebagai korban akibat konflik meningkat 28 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Menurut studi analisa Project for the Study of the 21st Century (PS21) yang melibatkan sejumlah data bersumber dari militer Amerika Serikat, PBB, Syria Observatory for Human Rights, dan Iraqi Body Count, Suriah masih menduduki posisi pertama sebagai wilayah yang menelan banyak korban jiwa akibat konflik. Tercatat ada lebih dari 76 ribu orang yang tewas di Suriah sepanjang tahun lalu.

Masih dalam data yang sama yang dirilis pada Rabu (18/3) itu, di posisi selanjutnya adalah Irak. Pada tahun lalu ada sekitar 21 ribu orang yang meninggal dunia di Irak di tengah upaya pemerintah Irak melawan kelompok militan ISIS.


Berikutnya adalah Afghanistan di mana ada 14.638 orang tewas pada tahun lalu. Disusul oleh Nigeria dengan 11.529 orang.

"Menaksir jumlah korban dalam konflik ini sangat sulit dan banyak tokoh yang mungkin meremehkan," kata Direktur Eksekutif PS21 Peter Apps seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya