Berita

amir syamsuddin/net

Politik

JELANG KONGRES DEMOKRAT

Amir Syamsuddin: SBY Hanya Maju Jadi Ketum Lagi Bila Diminta Kader

RABU, 18 MARET 2015 | 11:15 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. SBY hanya bersedia maju kembali sebagi calon Ketua Umum Partai Demokrat dalam kongres yang akan datang bila pencalonan dirinya adalah usulan dan permintaan kader dari bawah.

"Seperti yang berulang kali SBY kemukakan dalam setiap kesempatan temu kader PD," kata Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Rabu, 18/3).

Dengan demikian, lanjut Amir, SBY tidak akan bersedia maju lagi kalau melakukan arahan dari atas. Dan menurut Amir, syarat tersebut adalah cermin demokrasi, sangat patut dan beralasan.


Hal ini, lanjut Amir, mengingat bahwa sebagai mantan Presiden 10 tahun memimpin Indonesia, SBY telah menorehkan berbagai capaian dan prestasi yang telah mendapat pengakuan di dalam dan di luar Indonesia.

"Sehingga tidak perlu lagi memiliki ambisi kecuali menjaga dan mengembalikan posisi terhormat Partai Demokrat," tegas Amir.

Amir mengingatkan lagi, kesuksesan maupun pengalaman pahit dan tragedi yang dialami Demokrat di waktu lalu telah menjadi pelajaran berharga. Sehingga segala upaya merebut posisi ketum yang berciri tranraksional, pragmatis dan koruptif tidak boleh lagi terjadi. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya