Berita

foto/net

Dunia

Kanada Siapkan Miliar Dlar Demi Perkuat Peralatan di Arktik

MINGGU, 15 MARET 2015 | 11:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanada berencana menggelontorkan dana miliaran dolar AS untuk membeli sejumlah kapal patroli baru, satelit polar, peningkatan transportasi, dan perlengkapan musim dingin untuk pasukannya di tengah meningkatnya permintaan untuk memperkaya perlengakapan di kawasan Arktik.

Langkah itu diambil beriringan dengan sumpah Perdana Menteri Kanada Stephen Harper untuk meningkatkan jejak Kanada di Kutub Utara. Hal itu dilakukan untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Untuk mewujudkan langkah tersebut, pemerintah Konservatif telah mengumumkan anggaran multi-miliar dolar untuk membeli segala sesuatu dari kapal-kapal angkatan laut untuk cuaca satelit.

Menurut laporan AS Defense News, di antara daftar belanja perlatan itu adalah lima kapal patroli baru untuk Royal Canadian Navy yang akan dilengkapi dengan Lockheed Martin avionik dengan biaya sebesar 3.5 miliar dolar Kanada dan upgrade teknis untuk CC-138 pesawat angkut Angkatan Udara senilai 50 juta upgrade teknis untuk CC-138 pesawat angkut Angkatan Udara.


Bukan hanya itu, seperti dimuat Press TV, militer Kanada juga berencana untuk menambah komunikasi dengan Kutub Utara melalui pembangunan dua kutub komunikasi dan satelit cuaca yang akan menelan biaya sebesar 1.5 miliar dolar AS.

US Geological Survey memperkirakan, Arktik mengandung 30 persen gas alam di dunia yang belum dimanfaatkan dan 15 persen dari minyak.

Persaingan di antara lima negara yang berbatasan dengan Samudra Arktik yakni Rusia, Kanada, Denmark, Norwegia, dan Amerika Serikat telah meningkat sejak awal pemanasan global dan mencairnya es. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya