Berita

boy sadikin/net

Politik

Banyak Kepentingan yang Mau Singkirkan Boy Sadikin

KAMIS, 12 MARET 2015 | 18:01 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Banyak kepentingan yang ikut campur dalam konferensi daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Malah kepentingan itu menyatu, dalam kehendak untuk menyingkirkan Boy Sadikin.

Demikian disampaikan pengamat politik, Sugiyanto. Menurut Sugiyanto, ada beberapa poin strategis yang menyebabkan begitu kuatnya dorongan dari pihak-pihak tertentu yang ingin menyingkirkan putera sulung mantan gubernur DKI Ali Sadikin tersebut.

"Setidaknya soal hak angket dalam waktu pendek. Jangka menengahnya  soal cagub di pilkada DKI 2017 mendatang. Serta jangka panjangnya, terkait pencalegan saat pileg 2019," kata Sugiyanto beberapa saat lalu (Kamis, 12/3).


Belum lagi, lanjut Sugiyanto, intrik-intrik personal yang kesulitan menembus barisan Boy Sadikin yang mengawal kandang banteng Jakarta yang secara kinerja politik teruji sejak 2012.

"Pihak-pihak tertentu inilah yang menghimpun suatu kekuatan untuk menyingkirkan Boy Sadikin," ujarnya lagi.

Kini, lanjutnya, bola konferda DKI sudah berada di tangan DPP PDIP. Tinggal dilihat apakah DPP merespon prestasi politik yang sudah diukir Boy dengan treble winnernya dimana membawa PDI-P menang di pilkada DKI 2012 serta sukses di pileg dan pilpres 2014, atau memilih calon lain yang belum ada prestasinya. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya