Berita

ilustrasi/net

Dunia

Terlalu Lama Diculik Boko Haram, 80 Anak Tak Ingat Namanya Sendiri

RABU, 11 MARET 2015 | 14:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekitar 80 anak yang dibebaskan dari sebuah kamp teroris Boko Haram di Kamerun tidak mengetahui nama dan dari mana mereka berasal.

Menurut keterangan seorang pekerja bantuan dari Democratic Institute yang ikut terlibat dalam upaya penyelamatan tersebut, Christopher Fomunyoh, anak-anak yang berhasil diselamatkan itu berusia antara 5 hingga 18 tahun. Mereka tidak mampu berbahasa Inggris, Perancis, ataupun bahasa lokal.

Dimuat Press TV (Rabu, 11/3), anak-anak itu ditemukan di sebuah kamp pelatihan militan dalam sebuah serangan oleh pasukan keamanan di utara Kamerun.


Fomunyoh menyebut, setelah diselamatkan, anak-anak tersebut ditempatkan di panti asuhan untuk melakukan rehabilitasi.

Menurutnya, karena telah terlalu lama diculik, anak-anak tersebut sampai lupa dari mana asal mereka.

"Mereka telah kehilangan kontak dengan orang tua mereka," kata Fomunyoh.

"Mereka telah kehilangan kontak dengan orang-orang di desa-desa mereka, mereka tidak mampu mengartikulasikan, untuk membantu melacak hubungan mereka, mereka bahkan tidak bisa memberitahu siapa nama mereka," sambungnya.

Boko Haram yang berbasis di Nigeria diketahui telah memperluas basis kampanye mereka ke negara-negara tetangga seperti Kamerun, Chad, dan Nigeria. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya