Berita

unjuk rasa di perancis/net

Dunia

Protes Soal Pajak Usaha, Ratusan Ribu Warga Perancis Turun ke Jalan

SELASA, 10 MARET 2015 | 17:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan ribu warga Perancis ambil bagian dalam aksi unjuk rasa besar-besaran di ibukota Paris pada Senin (9/3).

Mereka menyuarakan protes dan kemarahannya kepada pemerintah Perancis terkait dengan peningkatan pajak dan semakin kecilnya lapangan pekerjaan.

Press TV memuat, sebagian besar di antara pengunjuk rasa merupakan pekerja dari perusahaan-perusahaan kecil dan wiraswata dari sebagian wilayah di Perancis. Mereka cemas dengan keberlangsungan hidup perusahaan atau usaha yang mereka jalankan karena tingginya nilai pajak yang harus dibayar.


"47 persen pajak itu terlalu banyak. Pajak yang tinggi sehingga kita tidak bisa merekrut (pegawai) dan kita juga tidak bisa berinvestasi pada pekerjaan kita. Kita punya daftar panjang pajak yang harus dibayar," kata salah seorang pengunjuk rasa.

Para pengunjuk rasa juga mengaku kecewa karena menilai, mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy pernah berjanji akan meninfgkatkan pendapatan masyarakat Perancis bila jam kerja diperpanjang. Namun mereka menilai, Sarkozy tidak menepati janjinya tersebut dan penggantinya, Francois Hollande juga tidak membuat perbedaan apapun.

Perancis sendiri diketahui saat ini tengah bergulat dengan masalah krisis ekonomi. Perekonomian Perancis telah stagnan selama bertahun-tahun dengan tingkat pengangguran mencapai sekitar 10 persen.

Kebijakan penghematan Perancis telah menempatkan warganya di bawah tekanan keuangan yang lebih. Pajak penjualan dan pajak pensiun telah ditingkaykan. Di sisi lain diberlakukan juga pemotongan besar-besaran untuk pelayanan sosial yang semakin menekan anggaran rumah tangga warga Perancis. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya