Berita

nicholas maduro/net

Dunia

Maduro: Sanksi Baru AS Mau Tumbangkan Kepemimpinan Venezuela

SELASA, 10 MARET 2015 | 14:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Venezuela Nicholas Maduro menyebut, sanksi baru yang diterapkan oleh Amerika Serikat kepada negaranya dimaksudkan untuk melengserkannya dari kursi nomor satu di Venezuela.

"Presiden Barack Obama, mewakili elit imprealis Amerika Serikat secara personal memutuskan untuk mengambil tugas mengalahkan pemerinthan saya dan melakukan intervensi di Venezuela untuk mengontrolnya," kata Maduro dalam pidato di televisi nasional pada Senin (9/10).

"Itulah sebabnya mereka telah mengambil tindakan hari ini (penerapan sanksi baru)," sambungnya seperti dimuat Reuters.


Perlu diketahui, Amerika Serikat menerapkan sanksi baru ke Venezuela. Kali ini sanksi ditargetkan kepada tujuh orang pejabat tinggi Venezuela yang dinilai melakukan pelanggaran HAM. Ketujuh pejabat tersebut, asetnya dibekukan dan diblokir dari melakukan aktivitas bisnis dengan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dan berplesir ke negeri Paman Sam. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya