Berita

denny indrayana/net

Sesungguhnya Polisi Sudah Punya Alat Bukti untuk Menahan Samad, BW dan Denny Indrayana

SELASA, 10 MARET 2015 | 12:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sesungguhnya polisi sudah memiliki alat bukti yang cukup untuk menahan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non-aktif Abraham Samad, Wakil Ketua KPK non-aktif Bambang Widjojanto dan mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane. Dalam kasus Samad, Neta mengatakan, Polda Sulsel sudah punya sejumlah alat bukti untuk menahannya agar BAP bisa segera dilimpahkan ke kejaksaan. Setelah itu Bareskrim Polri bisa memproses Samad dengan kasus yang lain.

Dalam kasus BW, lanjut Neta, sudah ada 54 saksi, dan empat di antaranya memberi kesaksian dengan notariat. Mantan Ketua MK Akil Muktar dan supirnya juga sudah memberi kesaksian yang mengejutkan tentang BW. Bahkan Polri sudah menemukan tiga tempat di Jakarta, yakni Hotel N, Resto MB, dan Resto BD dimana BW mengantar para saksi palsu untuk memenangkan pilkada Kota Waringin Barat di MK.


"Polisi juga mendapat data untuk Pilkada di Bengkulu, BW diduga melakukan hal serupa," kata Neta dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 10/3).

Begitu juga dalam kasus Deni, jelas Neta lagi, Polri sudah punya sejumlah alat bukti sehingga cukup kuat untuk segera menahannya, agar mantan Wamenkumham itu tidak mempersulit proses penyidikan dan menghilangkan barang bukti. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya