Berita

Dilma Rousseff/net

Dunia

Brazil Sahkan Aturan Baru Demi Lindungi Wanita

SELASA, 10 MARET 2015 | 10:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Brazil Dilma Rousseff menandatangani Undang-Undang baru yang menetapkan hukuman bagi pembunuhan wanita dan gadis remaja.

Seperti dimuat BBC (Selasa, (10/3), kasus pembunuhan wanita dan gadis remaja yang berkaitan dengan kekerasan dalam rumah tangga akan dijerat dengan hukuman penjara antara 12 hingga 30 tahun.

Sementara itu dalam kasus lainnya, seperti pembunuhan wanita hamil, wanita yang baru melahirkan, gadis di bawah 14 tahun, atau wanita lansia di atas 60 tahun, pelaku akan dijerat dengan hukuman yang lebih berat.


UU tersebut, kata Rousseff, merupakan pesan yang jelas menunjukkan bahwa Brazil hendak melindungi hak para wanita. Pasalnya, UU tersebut memasukkan kekerasan dalam rumah tangga, penghinaan, atau diskrimanasi terhadap perempuan ke dalam ranah pidana.

UU serupa sebelumnya telah diperkenalkan di negara-negara Amerika Latin lainnya seperti El Salvador, yang memiliki tingkat pembunuhan tertinggi bagi perempuan di dunia.

Sementara itu, kata Dilma, di Brazil sendiri ada sekitar 15 orang wanita yang tewas setiap harinya di Brazil. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya