Berita

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin)

Bisnis

Awas, Pembajakan Makin Marak...

Kontroversi Pembatasan Film Impor
SELASA, 10 MARET 2015 | 09:39 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) belum satu suara terkait dengan usulan pembatasan film impor. Kebi­jakan ini dinilai akan mendorong maraknya pembajakan.

Wakil Ketua Umum Bidang Industri Kreatif dan MICE Ka­din Indonesia Budyarto Ling­gowiyono mengatakan, Kadin Indonesia belum mengeluarkan sikap resmi terkait dengan pem­batasan film impor.

"Mengunci keran film impor bukan solusi. Masih terbuka kemungkinan berbagai pilihan bentuk insentif bagi pengem­bangan perfilman nasional," ujarnya, kemarin.


Menurut Budyarto, Kadin memang tidak terburu-buru menyampaikan pernyataan sikap resmi final terkait per­filman. Hal itu tidak lepas dari kenyataan, produk film memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan ha­sil produk industri kreatif lainnya. Karena itu, yang diimpor adalah hak edar atau hak tayang untuk waktu dan wilayah terbatas.

Dengan alasan itu, dia bi­lang, Kadin tidak bisa me­nafikkan bahwa pengemban­gan industri perfilman selalu terkait dengan hak publik untuk menonton film dan fakta bahwa penonton adalah satu-satunya khalayak sasa­ran setiap produk film.

"Seiring majunya teknologi informasi dan komunikasi, bila hak-hak itu terlalu dibatasi akan timbul problem baru, seperti maraknya pembajakan film, dan protes bahkan boikot dari berbagai pihak yang akhirnya justru menghambat perkembangan film nasional itu sendiri," kata Budyarto.

Dia mengatakan, pihaknya juga menyadari bahwa Indonesia memiliki komitmen terkait bea impor film. Untuk itu, Budyar­to menegaskan, jangan sampai masalah film impor malah ber­tentangan dengan World Trade Organization (WTO) Valuation Agreement, khususnyaPasal 8 ayat (1) huruf c.

Untuk itulah, kata dia, Ka­din masih terus menghimpun masukan, baik dari para pelaku usaha, instansi pemerintah, maupun stakeholders, seperti Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), para distributor, importir film, dan sebagainya. Di sisi lain, Budyarto setuju bahwa upaya meningkatkan industri film Indonesia, juga bisa dilaku­kan melalui pengembangan gedung-gedung bioskop. Da­lam hal ini, Kadin Indonesia mengapresiasi kelompok usaha Cinema XXI yang terus mem­perluas jaringan bioskop kelas premium XXIdengan perleng­kapan dan sistem audio-visual kelas dunia.

Sebelumnya, Ketua Komisi Tetap Film, Video, dan Fo­tografi Kadin Indonesia Rudy Sanyoto menyampaikan usulan mengenai pembatasan film impor. Menurut Rudy, melalui pembatasan maka diharapkan bisa meningkatkan meningkat­kan pula kualitas film Indonesia dan jumlah penonton. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya