ilustrasi/net
ilustrasi/net
"Di kapal Taiwan tersebut ada 49 ABK, 21 di antaranya adalah WNI sedangkan yang lainnya di antaranya berasal dari China, dan Vietnam," kata Retno di Kompas TV beberapa saat lalu (Senin, 9/3).
Kapal Hsiang Fu Chun yang berbobot 700 ton tersebut diketahui hilang kontak tak lama setelah melaporkan adanya kebocoran di dek pada 26 Februari lalu. Sejak saat itu, keberadaannya belum diketahui hingga saat ini.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39