Berita

boko haram/net

Dunia

Pengamat: Dukungan Boko Haram Legitimasi ISIS Jadi Khalifah Global

SENIN, 09 MARET 2015 | 09:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan di Nigeria yakni Boko Haram menyatakan keinginannya untuk bersekutu dengan ISIS yang tengah bergertilya di sebagian wilayah Irak dan Suriah.

Hal itu terungkap dalam sebuah rekaman audio yang diduga berisi suara pimpinan Boko Haram, Abubakar Shekau.

Dalam rekaman yang diposting secara online akhir pekan lalu itu, orang yang diduga merupakan Shekau mengumumkan kesetiaannya pada Ibrahim bin Awad bin Ibrahim al-Husseini al-Qurashi yang merupakan nama lain untuk pemimpin ISIS Abu Bakr al -Baghdadi.


Kendati belum bisa dipastikan soal keabsahan rekaman tersebut, namun seorang pakar kelompok teror dari Jamestown Foundation Jacob Zenn menduga rekaman itu asli.

"Boko Haram bergabung dengan lipatan ISIS merupakan hal yang masuk akal untuk kedua kelompok," katanya dari Abuja, Nigeria seperti dimuat CNN (Minggu, 8/3).

"Boko Haram akan mendapatkan legitimasi, yang akan membantu merekrut, pendanaan dan logistik karena berekspansi ke Afrika Barat. Selain itu Boko Haram juga akan mendapatkan bimbingan dari ISIS dalam perang media dan propaganda. Sebelumnya Boko Haram adalah semacam buangan di komunitas Jihadi global." sambungnya.

Sementara itu bagi ISIS, kata Zenn, bergabungnya Boko Haram ke barisan mereka justru semakin memperkuat gerakan tersebut.

"ISIS semakin mendapat legitimasi lebih internasional sebagai khalifah global," tandasnya. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya