Berita

ilustrasi/net

Dunia

Latihan Militer Bersama, Kamboja dan AS Fokus Urusi Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

SABTU, 07 MARET 2015 | 14:53 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Tentara Kerajaan Kamboja dan Amerika Serikat akan mengadakan latihan militer bersama yang dimulai sejak hari ini (7/3) hingga 20 Maret mendatang.

Latihan militer gabungan yang dinamakan Angkor Sentinel ini adalah latihan bilateral tahunan yang disponsori oleh US Army Pacific ini diselenggarakan oleh Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja yang berfokus pada penyediaan bantuan kemanusiaan dan tanggap bencana.

"Tahun ini menandai latihan keenam dan akan fokus pada bantuan kemanusiaan dan operasi bantuan bencana," begitu pernyataan Kedutaan Besar AS di Phnom Penh (Jumat, 6/3), seperti dimuat Xinhua.


Latihan akan berlangsung di Sekolah Pelatihan Pasukan Penjaga Perdamaian Multinasional di provinsi Kampong Speu, sekitar 70 km sebelah barat dari ibukota Phnom Penh.

"Kegiatan pelatihan utama termasuk latihan pos komando, pertukaran ahli, penanganan ledakan artileri, pertukaran ahli P3K, dan latihan operasi hutan," tandas pernyataan tersebut. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya